Senin, 08 Maret 2010

Dimension 1: In the Night, the Feelhart Family

Trang… Tring… prang… tring….
Suara perkakas makanan di meja makan seperti beradu untuk membuktikan siapa di antara mereka yang paling berisik. Sebuah meja makan panjang yang cukup untuk kurang lebih dua puluh orang memuat sepuluh macam makanan yang lezat dan hangat. Lima belas kursi disedakan di ruangan makan itu. Tepat saat jam makan malam, semua anggota keluarga berkumpul.
………….
“Jadi kau membawa dua orang tamu tanpa memberitahu kami terlebih dahulu?”, ucap seorang pria tua yang mempunyai janggut yang cukup panjang, seperti penyihir di cerita dongeng. Lalu Ayamu bangkit dari kursi dan angkat bicara.
“Shiaki dan Aya, selamat datang di Keluarga Feelhart. Ayah, Ibu, Saudara, dan Paman perkenalkan, mereka adalah manusia yang akan membantuku dalam mencari ingatan masa lalu-ku”. Ayamu lalu memandangku dengan alis yang diangkat. “Perkenalkan, Shiaki Tsubasa, dan temannya Aya Shinami. Dan untuk kalian berdua, kuperkenalkan pada kalian Keluarga Feelhart. Setiap anggota keluarga di sini mempunyai perasaan, sifat, dan karakteristik yang berbeda. Perkenalkan Ayahku,…”.
“Sudah, cukup. Terima kasih atas perkenalannya. Mulai dari sini serahkan pada kami. Namaku Antonious Flamehart. Dan ini istriku, Mizuki Feelhart”.
“Kalan pasti sudah tahu namaku. Namaku Chiyo Waremhart. Aku adalah anak pertama dari keluarga Feelhart. Dan adikku yang kedua, Ayamu Eicyhart. Adikku yang ketga, Erin Soulhart…”.”Salam Kenal!!!”, sapa Erin hangat.
“Biar aku lanjutkan,”, potong Ayumu.
“Anak ke-empat dari Keluarga Feelhart adalah Hayate Saihart. Selanjutnya adalah Erdrick Romanshart…”.”Salam kenal, wahai bunga mawar yang indah dan burung pipit yang mungil…”,potong Erdrick. Aya lalu tertawa kecil dan pipinya pun memerah mendengar kata-kata Erdrick itu.
“Ehem, lanjut ke pembicaraan…”.
“Namaku Sebastian Lockhart. Dan anak ketujuh dari keluarga Feelhart yatu Chirstian Purehart. Dan saudara kembarnya Christine Purehart. Anak kesembilannya adalah Chiyoko Fenhart. Dan anak kesepuluh yaitu Sandy Madlehart. Anak kesebelasnya adalah Hibiki Saunhart. Selanjutnya adalah Juunrou Brafhart. Lalu Panchi ‘eatman’ feelhart…”.”Aku basa makan seribu roti dalam seminggu!!”.”Selanjutnya Sabrine Saihart dan yang terakhr Elinna Frandlyhart”.
“Terima kasih atas perkenalannya, Sebastian”. Kata Ayamu.
“Ohya hampir lupa, ini adalah paman kami tercinta, Albert Cavarious”., lanjut Ayamu.
“Howdy everybody!! Salam kenal semua, untuk Aya dan Shiaki tentunya!!”.
“Bakilah kalau begitu, silakan menghabiskan makanan kalian. Selamat makan.”.




Malam hari setelah makan malam, Ayamu mengajak Aya dan Shiaki menuju kamar yang disediakan untuk mereka. “Disini terdapat kurang lebih 78 kamar, belum termasuk ruangan yang lain”, terang Ayamu. “Waah. Hebat sekali istana ini!”, ucap Shiaki terkesima dengan nada rendah. “Tapi, apakah kamar itu juga termasuk kamar untuk anggota keluarga disini?”, Tanya Aya. “Tentu saja. Tapi ada beberapa saudaraku yang tidur bersama saudara lainnya. Misalnya Sabrine dan Elinna, Chiyo dan Chiyoko, Paman Al, Hayate dan Panchi, juga Ayah dan Ibu kami”. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya mereka tiba di kamar. “Ini kamar kalian. Aku mau pergi tidur dulu, selamat tidur”.
Setelah beberapa kali Shiaki mencoba untuk memejamkan mata, usahanya hanya sia-sia saja. Shiaki melihat jam menunjukkan pukul 12 malam. Karena tidak bisa tidur, ia akhirnya keluar kamar dengan mengendap-endap karena melihat Aya tertidur dengan pulas dan ia tidak ingin membangunkannya. “Wah, sepi….”. Ia mencoba untuk berjalan berkeliling lorong. Lalu, dia mendengar suara biola yang indah. Ternyata, ada seseorang yang memainkan biola yang indah di tengah malam. Tapi, kenapa? Shiaki lalu mencoba untuk mendekati ‘sang maestro’ itu.

“SEBASTIAN!!”.
“Ah…”.~kaget~
Saat mendengar Shak berbicara, Sebastian menghentikan permainan biolanya yang indah itu. “Kenapa berhenti?”. “Aku tak mau bermain jika dilihat orang lain”, ucapnya dingin.
Sebenarnya Shiaki agak kesal dengan ucapan Sebastian itu. “Tapi, kenapa? Kenapa kau tak mau dilihat oleh orang lain? Lagipula kau mempunyai beberapa kelebihan, wajahmu tampan, badanmu tinggi, kau sempurna untuk anak seusiamu. Dan… permainan biolamu juga sangat indah!!”. Raut wajah Sebastan kaget saat Shak berkata bahwa permainan bolanya sangat indah. “Maaf, apakah aku menyinggung perasaanmu? Aku tidak bermaksud…”.
“Terima kasih”.
“Haah?...”
“Terima kasih telah memuji permainan biolaku. Belum ada seorangpun yang mengatakan bahwa permainan biolaku sangat bagus. Terima kasih…”.
“Tapi itu memang kenyataan!! Kau belum menunjukkannya pada orang lain?”.
“Belum, selain kau…Karena keluargaku jarang ada waktu untuk bermain bersamaku”.
“Wah…nasib kita sama ya!! Orang tuaku juga jarang mempunyai waktu untukku. Jadi, aku tumbuh secara mandiri dan lebih sering menyendiri..”.
“Terima kasih… sudah mau menjadi temanku. Aku merasa beruntung kakak membawamu ke istana ini”.
“Sama…sama”.
“He, kalan berdua disana!! Belum tidur…”
“Haaah…kak…kak Ayumu..”.
“Biasa saja, Sebas. Aku hanya ingin bicara dengan pacarmu saja.. heh, besok siapkan dirimu untuk pergi ke dimensi lain… aku hanya ingin menyampaikan itu saja. Silakan berpacaran lagi…”.
“KAKAAAAK!!!”.
“Hahahahahahaha…. Bercanda. Tapi memang kalian cocok kok. Sama-sama cakep! Yang satunya tampan dan keren, yang satunya lagi cantk dan manis”.
“Hah…heh Ayumu!!! Tairk kata-katamu kembali!! Tentang diriku!!!”.
“Tidak mau!! Itu khan memang kenyataan!! Hueek!! Oya Sebastian, permainan biolamu tadi bagus sekali. Ada kemajuan sejak tahun lalu.. kembangkan ya!!”
“Aah…Terima kash, Kak…”.
“Ayumu!!!!! Kemari kau!!!”. Shiaki terlalu memikirkan kata-kata Ayumu tadi sampai hampir meninggalkan Sebastian sendirian. “Oya, Sebastian, selamat tidur. Aku mau tidur dulu,ya. Oya kakak mu yang satu itu ternyata cukup peduli padamu juga, lho!!”.
“Iya… selamat tidur..”. Lalu ia berlari menuju kamar.
“Ohya, Shiaki aku mau… dia sudah pergi..”.

Sebenarnya Sebastian ingin memberitahu sesuatu yang cukup penting kepada Shiaki tentang dirinya tetapi, Shiaki sudah pergi meninggalkan Sebastian. Apakah sebenarnya yang ingin disampaikan Sebastian pada Shiaki?

“Kekuatannya… cukup besar dan cukup berbahaya bagi dirinya dan orang di sekelilingnya..”.

Dimesnsion 1: In the Afternoon, The Time Traveller

“Baiklah, ikut aku”.

“Shiaki, tunggu!!”.
“Aya-chan… Aya-chan!! Apa yang kau lakukan disini?”
“Hah…hah… kau mau kemana?”
“Akuuu…. Aku ingin balas budi kepada orang yang telah menyelamatkanku…”.
“Dan, yang kau maksud orang itu… adalah roh manusia yang ingin mencari ingatan masa lalunya, begitu…”.
“Aya, aku…”
“Nona Shiaki, kita tidak boleh berlama-lama disini. Kita harus segera pergi”. Ayamu lalu menyebutkan sebuah nama.”Ayano…Tsubasa”. Tak lama kemudian, sebuah pedang muncul dari tanah dan Ayamu mengambil pedang itu. Ia lalu menancapkan pedang itu di genangan air. WHUUU…Lalu muncul lubang yang cukup besar. “Ayo, Shiaki”.

Shiaki lalu menghela nafas dan masuk ke lubang itu. “Tunggu, Shiaki!!!”. “Maafkan aku, Aya… Kita mungkin tidak bertemu dalam waktu yang cukup lama atau…mungkn kita tidak dapat bertemu lagi…untuk selamanya…”. “Tunggu… Shiaki!!! Jangan lakukan hal itu padaku!!! Shiaki!!!”. Aya terus berteriak menyebut nama Shak sambil berlari untuk menghentikannya. “ Selamat… Tinggal…A…ya”. “SHIAKI!!!”.
“Tolong… tolong berbuatlah sesuatu untuk menghentikan Shiaki!! Ia bahkan belum berpamitan dengan keluarganya…Tolong…”, ucap Aya sambil menangis lirih.
“Maaf, aku tidak bisa berbuat apapun. Yang memutuskan ini semua adalah Nona Shiaki, bukan aku. Ini kehendaknya, bukan kehendakku. Jika kau mau ikut, belum terlambat untuk menyusulnya…”.WHUUU… Lubang itu menutup lagi.
Setelah beberapa detik Shiaki melalui jalan yang gelap dan penuh bintang-bintang, ia tiba disebuah kerajaan. “Tadi bukan jalan gelap dan penuh bintang-bintang, tetapi itu adalah jalan dimensi. Dan untuk membukanya, kita membutuhkan Dimensionscyhte , yaitu alat untuk menyebrang dimensi ruang dan waktu. Misalnya, Ayano Tsubasa milikku”, kata Ayamu menjelaskan “Wah, ternyata Nona Ayamu bisa membaca pikiran juga, ya. Sepertnya aku harus lebih hati-hati nih..”.
“Uhm…sekarang kita harus ke mana?”. “Ikuti terus saja jalan berbukit itu”. Wah, ternyata Nona Ayamu juga singkat dalam berbicara, ya. Maksudnya, tidak terlalu banyak bicara. “Ehem…”. “Eh. Maaf..”.
Setelah cukup lama mereka berjalan di jalan yang berbukit, Shiaki melihat seorang pria yang penampilannya hampir sama dengan Ayamu. Pria itu berjalan mondar-mandir seperti orang kebingungan. Tiba-tiba pria itu melihat mereka dengan tatapan yang tajam. Ia lalu berlari menuju kearah Shiaki dan Ayamu dan menyerang Ayamu. Untung saja Ayamu cepat tanggap. Ia langsung mengeluarkan pedangnya. “Arashi-Sen”, gumam pria itu. “Seribu angin topan?”, ucapku heran. “Ayano Tsubasa Kageyoshi”. Tiba-tiba suasana hutan yang tenang menjadi kacau dengan adanya pertarungan sengit antara dua pedang yang memiliki kekuatan yang hebat. Pohon-pohon melambai, daun berterbangan ke sana kemari karena Arashi-Sen dan tanah menjadi terbelah karena Ayano Tsubasa Kageyoshi. Shiaki juga hampir terbang ke langit ke tujuh karena pertarungan ini. Tapi untung saja pertarungan ini tidak berlangsung lama.
“Kau masih saja kuat seperti dulu”, ucap Pria itu kepada Ayamu.
“Kau juga, masih tangguh seperti dulu. Kau pasti sering mengasah kekuatanmu, ya..”.
“Tunggu!! Jadi kalian sudah saling kenal?! Lalu kenapa kalian bertarung?!! Kalian hampir memakan korban tak bersalah, tau?!!”.
“ Maafkan aku, Nona Shiaki. Dia adalah kakakku tercinta, Chiyo Waremhart. Aku dan dia sering bertarung sejak kecil untuk membuktikan siapa yang paling kuat di antara kami”.
“Waremhart, mungkn maksudnya kepribadian yang hangat ya”.
“Ayo pulang, Ayamu. Ayah, Ibu dan saudara-saudara sudah menunggumu”.
“Uhuk…uhuk…”, terdengar suara wanta batuk di dekat Shiaki. Shiaki lalu menoleh kearah belakang untuk memastikan siapa wanita itu. “Suaranya mirip seperti Aya”, gumam Shiaki. Ternyata, dugaan Shiaki benar. Wanita itu adalah…“AYA-CHAN!!!”. “Ah, jadi kau selamat, Shiaki!!”. “Ap…Apa yang kau lakukan disini?!”. “Dia ikut kita dalam perjalanan mencari ingatan masa lalu yang hilang,”. “Ingatan masa lalu, maksudmu, ‘BUKU’ itu?”. Ayamu hanya mengangguk. “Baiklah, jelaskan itu nanti saat makan malam”.
“KAKAAAAAK!!!”. Terdengar seorang cowok teriak dari arah istana. “Jadi, kau merupakan anggota kerajaan?”. “Ya”.
“Chiyoko!!”. “Selamat datang, kaak!! Lho, kakak kedua? Itukah kau?”
“Halo, Chiyoko, lama tak jumpa”. “Kak Amu!! Ternyata ini benar-benar kau!! Mama dan papa pasti senang kau sudah pulang!! Ehm… siapa wanita manis yang penuh warna itu?”. “Perkenalkan, wanta itu adalah Aya Shinami dan temannya Shiaki Tsubasa. Mereka akan membantuku dalam mencari ingatan masa lalu-ku. Dan untuk Aya dan Shiaki, ini adalah anak ke-9 di keluargaku, namanya Chiyoko Fenhart”. “Salam kenal, Kak penuh warna yang cantik, Aya-san dan Kakak yang suram, Shiaki-san”. “Apa kau bilang?!!”. “Shiaki, yang sabar ya..”. “Kemari kau, dasar bocah MULUT BESAR!!!”. “Kakaaak Tolong aku!!!”.
“Setelah sekan lama, akhrnya Chiyoko mendapat teman juga, ya…”.
“ya…”.

Akhirnya Shiaki, Aya dan Ayamu tiba di dimensi pertama, yaitu tempat tinggal Ayumu Eicyhart. Bagaimanakah nasib Shiaki selanjutnya? Akankah ia berhasil mengumpulkan ‘ingatan masa lalu’ Ayamu yang ternyata adalah sebuah BUKU?

Dimension 1 : In the Morning, at Human’s World

“Aku bosan hidup seperti ini ”.
“Kau seharusnya lebih mensyukuri hidup ini! Yah, walaupun aku sendiri juga ingin cepat mati, sama sepert kau”.

Sehari –hari, pembicaraan Shiaki dengan temannya, Aya sama saja, yaitu tentang pergi dan lenyap dari dunia ini. Sejak dulu, Shiaki dan Aya selalu bermimpi untuk mati, mempunyai buku Death Note, tinggal di Seiretei, pokoknya tentang pergi dari dunia yang penuh dengan orang-orang yang kurang peduli dengan nasib mereka ini. “ Biarkan saja aku dimakan Hollow, aku tidak peduli!! Kenapa aku tidak cepat mati! Aku lelah kalau diperlakukan seperti ini terus!!”. Hari ini ucapan Shiaki tentang ‘kematian’ semakin menjadi–jadi. “Ya sudah, aku mau pulang saja! Aku tidak betah jika harus berlama-lama di ‘neraka’!! Bilang saja pada teman-teman aku tidak kerja kelompok karena disuruh cepat pulang soalnya ada acara keluarga!! Kalau tidak, bilang saja Shiaki MATI!!”, ucapnya kesal. “Shiaki …”.
Hari ini Shiaki cepat-cepat pulang karena tak tahan berada di sekolah. “Aku Pulang…”. “Ah, Shiaki, makan dulu.. lho, kenapa kamu cemberut…?”, Tanya Ibu yang malah menyambutnya dengan pertanyaan yang malas djawab. “Biasa..”, jawabnya singkat. Setelah berganti pakaian, ia langsung berbaring di tempat tidur.
“Rasanya badanku habis diaduk-aduk dan digiling di dalam mesin penggilng. Shiaki Tsubasa, entah mengapa banyak orang berpendapat bahwa namaku sangat bagus, berbeda dari yang lain. Dari dulu aku sangat menggemari anime, manga, dan game. Bisa dibilang aku ini Otaku. Maka karena itu, aku berteman dengan Aya sejak SD, yang sama Otaku nya denganku. Dan sejak kecil itulah aku agak susah mendapatkan teman. Karena dua faktor, yaitu pertama anak-anak jaman sekarang sudah terpengaruh tentang yang berbau HOLLYWOOD, dan kedua, karena aku termasuk anak yang kurang sosialisasi. Aku lebih suka berdiam diri di dalam kamar daripada keluar untuk shopping, kecuali ke toko buku aku termasuk anak yang paling rajin! Aku juga anak yang aktif dalam hal menggambar dan berimajinasi. Karena cita-citaku sendiri adalah menjadi mangaka. Dengan Aya, aku membuat tim untuk membuat komik. Rencana kamipun sedang berjalan. Terkadang, aku juga suka berbicara sendiri, yah… itu semua karena imajinasiku ini”, kata Shiaki yang terbasa berbcara sendiri di kamarnya itu.”Ah, sudahlah! Aku mau tidur saja! Capeeek!!”, katanya.
Mimpi yang cukup indah menghiasi tidur nyenyaknya. Tapi tu semua hanya berlangsung untuk sementara. Entah mengapa tiba-tiba mimpi itu menjadi gelap. Di mimpinya, Shiaki terus teringat akan kata-katanya sendiri, tapi yang paling menakutkan adalah “DIMAKAN HOLLOW”. Kata-kata itu terus terngiang-ngiang di kepalanya. “Huah!!Hah…hah… Ya ampun, itu adalah mimpi terburukku di antara yang paling buruk. Aku tidak ingin mimpiku seperti itu lagi”.
Malamnya, mimpi tu datang lagi. Hal ini terus berulang selama 3 hari. Bahkan Ibu mau membawanya ke Psikolog. Ia hanya dinasihati untuk tidak lupa berdo’a sebelum tidur. Nasihat yang singkat, namun memiliki peran yang sangat penting.
Setelah kurang lebih 5 hari berlalu, mimpi tu tidak datang lagi. Rasanya lega sekali. Namun, kelegaan ini hanya sementara. Pada waktu di kelas, Shiaki sempat bertengkar dengan salah satu temannya. Dia terus mengejek Shiaki dengan sebutan “ROTI KENTANG” karena warna rambutnya yang memang seperti roti kentang. Selama beberapa menit, teman-teman Shiaki mencoba melerai mereka namun gagal. Hingga keadaan berubah. Sifatnya berubah 180 derajat, seperti ada hantu yang merasuki Shiaki.
“Jangan ganggu aku. . . dasar manusia gendut dan jelek. Tidak tahukah kau arti sopan santun. Dimana letak sopan santunmu?!”. “Heh, kau jangan coba-coba,ya! Memangnya kenapa jika aku gendut dan jelek?!Kau naksir? Hah?!”. “Cih, aku tidak sudi berpasangan denganmu!! Dan aku tdak memiliki nafsu denganmu!! Jika kau mengejekku lagi, akan kukempiskan perut gendutmu itu!!” “Coba saja jika kau berani!! Huek!!!*mengejek*”. “ Baiklah kalau begitu. Kulayani keinginanmu! Ayano Tsubasa…*tiba-tiba muncul pedang seperti bulu yang indah di tangan Shiaki*. “Shiaki!!”. Suara Aya lalu menghentikan itu semua. Pedang mirip bulu itu lalu meenghilang dan Shiaki sadar kembali. Shiaki pun kaget apalagi dengan tatapan dan omongan teman-teman tentang yang terjadi barusan. “Shiaki, kau tidak apa-apa?”, kata Aya lembut. Shiaki yang terus memegang ubun-ubunnya itu langsung pergi berlari keluar kelas. “Shiaki!!”, teriak Aya. “Aya.. biarkan saja…”, ucap salah satu temannya mencoba menghentikan. “Tidak…Tidak!!! Ayamu tidak salah! Kalian tidak pernah mengerti bagaimana perasaannya yang sesungguhnya!!”, kata Aya sambil menunjuk seluruh teman-temannya lalu pergi menyusul Shiaki. “Shiaki!!!”
“Haah…Haaah… Apa yang terjadi dengan diriku… Apa yang terjad?... “Apa yang terjadi denganku???!!!!”.”Kau seharusnya bersyukur karena permintaanmu telah terkabul”. “ Siapa? Siapa yang bicara? Permintaan apa?!” Tiba-tiba muncul roh wanita di hadapan Shiaki. “Siapa kau?!!”, bentak Shiaki. “Aku, Ayamu Eicyhart.. salam kenal, Shiaki Tsubasa…”. “Ayamu… Eicyhart….”.”Aku adalah roh yang tadi merasukmu. Maaf aku tidak meminta ijin terlebih dahulu”. “Ayamu Eicyhart, mungkin maksud dari namanya adalah icyheart (berhati es) karena tatapannya begitu dingin, dan cara bicaranya datar. Ia juga wanita yang cantik”, kata Shiaki dalam hati. “ Aku butuh bantuanmu, Shiaki Tsubasa, maukah kau membantuku?”. “ Membantumu… tentu saja, lagipula kau juga sudah membantuku tadi. Tapi tolong, jangan panggil namaku selengkap itu”.”Baiklah, Shiaki. Bantu aku… mengumpulkan ingatan masa laluku…”. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Shiaki angkat bicara. “ Baik… aku akan membantumu…”.

Tiba- tiba Aya muncul dari arah barat tempat Shiaki bersembunyi. Tanpa diketahui Shiaki, Aya sempat mendengar pembicaraan tadi. Shiaki tidak sadar bahwa di sana ada Aya yang sudah tahu rencana Shiaki dalam mengumnpulkan ingatan masa lalu Ayamu.

“Baiklah, ikut aku…”.

Selasa, 09 Februari 2010

Cosplay

3. COSPLAY

Cosplay (コスプレ Kosupure?) adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, manhwa, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan kartun Nickelodeon. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai layer. Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.

Sejarah
Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween dan Paskah.
Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show). Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars.

Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shōjo dan film Virus. Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran dōjinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.

Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan dōjinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut "Tominoko-zoku" ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok "Tominoko-zoku" dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah "Tominoko-zoku" diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan "cosplay" sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.

Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio Tōkai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.

Cosplayer adalah orang yang mengenakan pakaian/kostum/cosplay. Kebanyakan costume yang digunakan dari Jepang. Di Indonesia sangat jarang ditemukan Cosplayer yang mengenakan pakaian dari komik luar asia, beberapa menggunakan tipe eropa tetapi dikarenakan di ambil dari
manga/manwa bukan dari komik luar asia.

Pembagian cosplay
Secara umum cosplay dinilai sama. Tetapi tak langsung dalam beberapa event yang terjadi di Indonesia sering dilakukan pembagian/kategori cosplay:
• Cosplay anime/manga. Cosplay yang berasal dari anime maupun manga. Biasanya manhwa termasuk didalamnya termasuk comic dari amerika.
• Cosplay Game. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di Game.
• Cosplay Tokusatsu. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di film tokusatsu.
• Cosplay Gothic. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter bernuansa gelap atau Gothic. Biasanya digabung dengan Lolita.
• Cosplay Original. Cosplay yang benar-benar original tidak ada di anime, tokusatsu dan lainnya. Atau memiliki dasar yang sama seperti tokoh game Kingdom heart misalnya: Sora (Kingdom Heart) tetapi berbentuk metalic (modern)
• Harajuku Style. Beberapa cosplayer sering menduga Harajuku style adalah bagian dari cosplay. Beberapa Harajuku style muncul di manga/anime seperti Nana.

Sejarah cosplay di Indonesia

Pada awalnya cosplay tidak begitu banyak di kenal di Indonesia. Pada awal 2000-an, beberapa event seperti Gelar Jepang UI mengadakan Event Cosplay. Tetapi saat itu belum ada yang berminat, cosplay pertama saat itu hanyalah EO dari acara Gelar Jepang tersebut.
Beranjak dari Event Jepang, beberapa pemuda-pemudi (kebanyakan pemudi) di Bandung memperkenalkan gaya Harajuku dan hadirnya cosplayer pertama yang bukan merupakan EO saat itu. Berlanjut hingga sekarang, hampir tiap bulannya selalu ada event cosplay di Jakarta.
Beberapa grup Cosplay di indonesia seperti Infiniteam, The Endless Illution, Cosparty, ORC, AAC, MaCherie, Machipot, dan lainnya. Semakin lama semakin bertambah peminat cosplay di Indonesia.
Beberapa event yang sering hadir adalah:
Gelar Jepang. Biasanya ada di Universitas.

• Umumnya di UI
• Bunkasai. Biasanya ada di Universitas.
• Hellofest.
• Animonster event. Beberapa event yang disponsori oleh animonster termasuk event cosplay di dalamnya.
Extravaganza, Cosplayer berdialog kocak, cosplay kartun
• Nickelodeon dan anime Jepang dijadikan satu dalam Extravaganza di bagian cerita yang berjudul "Sasuke", Putri Salju muncul dibagian selanjutnya.

Manga

2. Manga

Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga.

Manga di Jepang
Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu chapter/bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti "ジョジョの奇妙な冒険 / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece
Beberapa manga cerita aslinya bisa diangkat berdasarkan dari novel / visual novel, contohnya adalah "Basilisk" (tidak beredar di Indonesia) berdasarkan dari novel "甲賀忍法帖, Kōga Ninpōchō" oleh Futaro Yamada, yang menceritakan pertarungan antara klan ninja Tsubagakure Iga dan klan ninja Manjidani Koga. Ada juga yang mengangkat dari segi sejarah, seperti sejarah Tiga Kerajaan (The Three Kingdom) seperti Legenda Naga (Ryuuroden) dan sejarah-sejarah Jepang, kadang ada yang memakai nama yang benar benar ada, ada juga yang memakai tokoh fiktif
Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul. Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.
Untuk beberapa judul (yang sukses) bahkan telah/akan dibuat versi manusia (Live Action, atau kadang disingkat sebagai L.A. di jepang), beberapa judul yang telah diangkat menjadi Live Action adalah Death Note, Detektif Conan, GeGeGe no Kintaro, Cutie Honie, Casshern, DevilMan, Saigake!! Otokojuku dan lain lain
Lebih lanjut sebagian judul juga akan dibuat remake kembali secara internasional oleh produsen di luar negara Jepang, seperti Amerika, yang membuat film Live Action Dragon Ball versi Hollywood (20'th Century Fox), dan kabarnya juga akan dibuat versi live action dari Death Note oleh pihak produser barat.
Berdasarkan jenis pembaca
• Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo (子供) — untuk anak-anak.
• Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
• Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen (青年) — pria.
• Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo (少女) — remaja perempuan.
• Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen (少年) — remaja lelaki.
Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社).

Gaya penggambaran

Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.
Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis. Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.
Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikanContoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal.

Doujinshi

Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comiket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.
Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
Manga di Indonesia
Penerbit
Dua penerbit manga terbesar di Indonesia adalah Elex Media Komputindo dan m&c Comics yang merupakan bagian dari kelompok Gramedia. Sekitar tahun 2005, kelompok Gramedia juga telah menghadirkan Level Comics, yang lebih terfokus pada penerbitan manga-manga bergenre Seinen (dewasa).
Tedapat beberapa penerbit ilegal di Indonesia, namun tampaknya peredarannya hanya sebatas di wilayah kota kota besar, karena untuk beberapa daerah tidak ditemukan komik-komik jenis ini. Perbedaan yang mencolok dari penerbit ilegal ini, mereka tampak lebih terbuka terhadap sensor dibandingkan dengan manga terbitan Elex yang jauh lebih ketat dalam hal sensor.

Format baca dan Kejanggalan

Aslinya bahasa Jepang biasanya ditulis dari kanan ke kiri, sehingga penggambaran manga dan ditulis dengan sistem seperti ini di Jepang, yang umum disebut sebagai istilahnya "raw" (mentah). Hal ini berbeda dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang biasa membaca dari kiri (atau sebagai patokan cover depan ada di bagian kiri) ke kanan. Sebelum tahun 2000-an, menyikapi masalah perbedaan budaya ini, ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia gambar dan halamannya umumnya di-flip sehingga dapat dibaca dari kiri ke kanan. Hal ini menyebabkan sering terlihat tokoh tokoh dalam komik terlihat kidal (penggunaan tangan kiri yang dominan) dan sedikit aneh


Untuk beberapa manga yang tidak mempermasalahkan keadaan terbalik ini, hal semacam ini tidak terlalu dipermasalahkan, namun kerancuan menjadi sangat mengganggu dalam terjemahan manga genre detektif seperti Detektif Conan, Q.E.D atau Detektif Kindaichi yang sering memberikan informasi/petunjuk yang sangat menyesatkan pembaca karena pada bagian cerita di bab depan tidak sesuai dengan hasil deduksi/kesimpulan dari tokoh utama maupun fakta yang tergambar dalam cerita. Bahkan dalam suatu buku cerita, kadangkala hanya satu panel yang dibalik (pada bagian deduksi) yang semakin memperparah inti cerita.)
Manga pertama yang mepertahankan format seperti format Jepang asli (raw) adalah Rurouni Kenshin. Selain itu, beberapa penulis komik seperti Takehiko Inoue yang menciptakan komik Slam Dunk tidak setuju karya mereka diubah begitu saja dan minta agar karya mereka dibiarkan dalam format aslinya (raw). Kini, manga-manga yang terbit di Indonesia biasanya sudah diterbitkan dalam format aslinya, terutama untuk pernerbit terbitan "LEVEL COMICS" semuannya sudah mengikuti format asli RAW Jepang, kecuali untuk beberapa judul dari penerbit "Elex Media Komputindo" yang sebagian ada yang telah mulai diterbitkan sebelum tahun 2000-an.
Beberapa judul (yang telah diterjemahkan / dikenal dalam bahasa Indonesia) yang telah memakai format baca ala jepang (raw) adalah :
• Monster (2003) M&C!
Monster - Urasawa Naoki (1995)
• Comic Bomber (2008) Elex Media Komputindo
Hoero Pen - SHIMAMOTO Kazuhiko (2002)
• ROAD to St. ANDREWS DANDOH XI (2008) Elex Media Komputindo
DAN DOH!! XI - SAKATA Nobuhiro & BANJO Daichi (2002)
• AEGIS in the DARK (2008) Elex Media Komputindo
YAMI NO AEGIS - NANATSUKI Kyouichi & FUJIWARA Yoshihide (2006)
• C.M.B. (2008) Elex Media Komputindo
C.M.B. - Shinra Hakubutstukan no Jiken Mokuroku - Motohiro Katou (2006)
• Kungfu Boy Legends (2008) Elex Media Komputindo
Tekken Chinmi Legends - Takeshi Maekawa (2007)
• A.S.Animal Sense (2008) Elex Media Komputindo
A.S.(Animal Sense) - Takeshi Maekawa (2006)
• Yotsuba &! (2008) Elex Media Komputindo
Yotsubato! - Kiyohiko Azuma / Yotuba Sutazio (2007)
• Azumanga DAIOH Elex Media Komputindo
• ONE PIECE Elex Media Komputindo
• Gash Bell M&C!
• Ghost Sweeper Mikami Elex Media Komputindo
Pengaruh pada kultur di Indonesia
Karena banyaknya manga yang diterbitakan di Indonesia sejak dari zaman Doraemon, Candy Candy, maupun Kungfu Boy yang membanjiri pasar Indonesia yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan distribusi yang cukup teratur sehingga menyebabkan manga terbitan Elex Media Komputindo sangat mudah diperoleh apabila dibandingkan dengan peredaran komik Eropa/Amerika yang relatif lebih susah dan lebih mahal, kecuali Donal Bebek yang masih bisa didapat secara teratur tiap minggunya.
Hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir pada proses pembentukan komik karya "Indonesia", karena secara tidak langsung banyak generasi komikus muda di Indonesia baik tanpa sadar maupun sadar, terpengaruh oleh gaya aliran Jepang (manga) ini. Hal ini pun masih diperdebatkan, namun mengingat dengan beberapa pengarang asal Korea dan Hong Kong yang memiliki goretan yang cukup mirip dengan manga Jepang, harusnya hal ini tidak dipermasalahkan.
Di Indonesia juga terdapat komunitas-komunitas penggemar manga dan anime. Biasanya mereka berkumpul dan berbagi dengan penggemar lain lewat internet atau berkumpul di suatu tempat. Para penggemar yang bertemu di internet/forum biasa mengadakan gathering (pertemuan) untuk saling berjumpa satu sama lain.
Iklan televisi
Ada sebuah iklan produk makanan yang memakai tokoh yang sangat mirip dengan tokoh Kamen Rider dan baltan (Ultraman) yang disebut lobstozilla. Namun iklan ini lebih mirip jiplakan secara kasar daripada sebuah pengaruh.
Kontroversi
Sekitar tahun 2005 - 2007, penerbit Indonesia seperti Level Comics, berani menerbitkan manga yang berbau DEWASA (Seinen). Pada awal kemunculannya, ini sempat ditentang keras. Bahkan manga Vagabond sempat ditarik dari peredaran. Setelah pemberlakuan sensor yang lebih ketat, para penerbit tidak lagi diprotes oleh para ibu yang anaknya membaca manga-manga tersebut. Manga juga sering dinilai tidak mengindahkan rating karena pencantumannya kurang mengena oleh sebagian kalangan yang menilai.
Manga di luar Jepang
Manga telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa di negara-negara di luar Jepang termasuk Cina, Perancis, Italia, Malaysia, Indonesia dan lainnya. Untuk beberapa negara terdapat sebutan tersendiri untuk menyebut komik:
• Manhua untuk China/Hongkong/Taiwan
• Manhwa untuk Korea
Jenis manga
Kategori manga pornografis
Biasanya disebut "hentai" (変態) dalam bahasa Inggris, meskipun istilah ecchi (H) lebih sering dipakai. Ecchi sendiri sebenarnya merupakan cara penyebutan orang Jepang untuk huruf "H" dari kata 'hentai'.
• Softcore
o lolicon (perempuan muda)
o shota-con (laki-laki muda)
o yaoi (gay)
o yuri (lesbian)
• Hardcore
o ero-guro (erotic-grotesque)
o futanari (hermafrodit)
o kemono (hewan setengah manusia)

Anime

1. Anime

Anime (アニメ) (baca: a-ni-me, bukan a-nim) adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang.
Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana a, ni, me (アニメ) yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan diucapkan sebagai "Anime-shon".
Anime pertama yang mencapai kepopuleran yang luas adalah Astro Boy karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Sekarang anime sudah sangat berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dulu. Dengan grafik yang sudah berkembang sampai alur cerita yang lebih menarik dan seru. Masyarakat Jepang sangat antusias menonton anime dan membaca manga. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Mereka menganggap, anime itu sebagai bagian dari kehidupan mereka, Hal ini yang membuat beberapa televisi kabel yang terkenal akan beberapa film kartunnya, seperti Cartoon Network dan Nickelodeon mengekspor kartunnya. Untuk bisa mendapatkan anime, mereka harus membeli DVD/VCD anime atau mereka bisa mendownload anime itu dari situs-situs penyedia layanan Direct Download Link (DDL). Sekarang anime menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan bagi semua orang, dan banyak juga orang yang memanfaatkan hal ini untuk sebuah tindakan kejahatan. Pembuat anime itu sendiri disebut animator.Para Animator itu bekerja disebuah perusahaan media untuk memproduksi sebuah anime. Di dalam perusahaan itu, terdapat beberapa animator yang saling bekerja sama untuk menghasilkan sebuah anime yang berkualitas. Tapi sangat disayangkan, gaji dari para animator tersebut kecil jika dibandingkan dengan kerja keras mereka. Hal ini yang membuat para animator enggan untuk bekerja secara professional. Mereka merasa hal itu tidak sebanding dengan usaha yang telah mereka lakukan. Para animator itu sendiri sering disebut Seniman Bayangan. Karena mereka bekerja seperti seorang seniman yang berusaha mengedepankan unsur cerita dan unsur intrinsiknya.
Pembajakan juga mempersulit para animator untuk mendapatkan keuntungan penuh dari hasil kerja keras mereka, meski ternyata juga ada "gosip" yang mengatakan bahwa ada juga pihak produsen anime itu sendiri yang menyebarluaskan karya mereka diluar jalur perdagangan resmi (mungkin gratisan atau dibajak) dengan tujuan untuk lebih mempopulerkan hasil karya mereka.
Tidak sedikit yang orang yang pergi ke Jepang untuk belajar mengenai pembuatan anime (dan manga tentunya) karena tertarik setelah melihat berbagai anime yang telah menyebar ke berbagai pelosok dunia di berbagai benua. Adapun pihak yang membuat hasil karya yang serupa atau bahkan mungkin meniru ciri anime, misalnya Korea dan beberapa negara Asia lainnya.
Teknologi CG (Computer Graphics) dan Teknologi Visual, Komputer dsb telah mempermudah pembuatan anime sekarang ini, karena itu ada yang menganggap bahwa kualitas artistiknya lebih rendah dibandingkan dengan anime masa lalu. Hanya saja perlu diperhatikan bahwa kualitas gambarnya pun sekarang ini lebih nikmat dilihat dan lebih mudah dimengerti karena gambarnya lebih proporsional dan warnanya lebih bagus, ditambah keberadaan teknologi HD.